EKSPEKTASI TERHADAP HUKUM

Menurut Jeremy bentham rasa aman yang merupakan tujuan paling Hakiki dari hukum sebagai syarat-syarat ekspektasi. Tanpa hukum tidak ada rasa aman, dan tanpa rasa aman, nilai-nilai kelangsungan hidup, kemakmuran, dan kesetaraan tidak akan dapat tercapai melalui hukum. Rasa aman itu sendiri tercapai karena terpeliharanya ekspektasi. Ekspektasi adalah firasat yang memberi kita kekuatan untuk membentuk suatu rencana perilaku umum yang menjamin bahwa rangkaian momen yang membentuk kehidupan bukan titik-titik yang saling terpisah dan independen, melainkan menjadi bagian bagian dari suatu keseluruhan yang saling berhubungan.

Idealnya hukum harus ada sebelum ekspektasi, namun ini tidak mungkin pada taraf yang abstrak, sekalipun karena hukum yang ada pertama kali sudah mengetahui adanya ekspektasi yang telah terbentuk sebelumnya, karena beberapa ekspektasi sudah ada sebelum hukum. Namun bentham mengakui bahwa hukum juga menciptakan ekspektasi-ekspektasi baru, maka terjadilah hubungan dialektis antara hukum dengan ekspektasi.

Hukum menerima ketetapan pertamanya dari ekspektasi yang telah ada sebelumnya, hukum telah menciptakan ekspektasi-ekspektasi baru, dan secara bertahap menjadi penyalur keinginan dari ekspektasi masyarakat.

hukum tidak dapat sepenuhnya menentukan terlebih dahulu ekspektasi itu karena legislator dalam perannya bukanlah penguasa kecenderungan hati manusia, melainkan hanya penerjemah dan pelayan mereka. Pada akhirnya legislator seharusnya mampu mengetahui dengan pasti kekuatan dan generalitas relatif dari ekspektasi di segala bidang sebelum menjadikannya sebagai sasaran hukum, berbeda dengan ekspektasi aktual. Konflik antara ekspektasi yang telah mapan dengan hukum yang berlawanan dengannya harus diselesaikan pada saat yang tepat, menurut Jeremy Bentham Anda harus mengatur berbagai persoalan sedemikian rupa sehingga hukum ini hanya mulai berlaku efektif pada periode yang masih jauh mungkin jaraknya satu generasi.

Intinya untuk mengaitkan hukum dengan ekspektasi, maka hukum harus diketahui semua orang, konsisten, pelaksanaannya jelas, sederhana, dan ditegakkan secara tegas. Tentu saja persyaratan yang terpenting adalah hukum harus didasarkan pada prinsip bermanfaat, setelah itu masing-masing syarat dipenuhi sebagai sesuatu yang sudah semestinya.

Dapat disimpulkan bahwa ekspektasi terhadap hukum tidak bisa sepenuhnya menjadi suatu keharusan karena peran legislator sebagai pemanjang tangan dari ekspektasi benar-benar diharapkan dapat menyalurkan keinginan masyarakat.

PUSTAKA
Jeremy Bentham, Teori Perundang-Undangan, Nuansa, Bandung, 2006

1 Komentar Untuk "EKSPEKTASI TERHADAP HUKUM"

  1. ASS..WR.WB.SAYA PAK RESKY TKI BRUNAY DARUSALAM INGIN BERTERIMA KASIH BANYAK KEPADA EYANG WORO MANGGOLO,YANG SUDAH MEMBANTU ORANG TUA SAYA KARNA SELAMA INI ORANG TUA SAYA SEDANG TERLILIT HUTANG YANG BANYAK,BERKAT BANTUAN EYANG SEKARAN ORANG TUA SAYA SUDAH BISA MELUNASI SEMUA HUTAN2NYA,DAN SAWAH YANG DULUNYA SEMPAT DI GADAIKAN SEKARAN ALHAMDULILLAH SUDAH BISA DI TEBUS KEMBALI,ITU SEMUA ATAS BANTUAN EYANG WORO MANGGOLO MEMBERIKAN ANGKA RITUALNYA KEPADA KAMI DAN TIDAK DI SANGKA SANGKA TERNYATA BERHASIL,BAGI ANDA YANG INGIN DIBANTU SAMA SEPERTI KAMI SILAHKAN HUBUNGI NO HP EYANG WORO MANGGOLO (0823-9177-2208) JANGAN ANDA RAGU ANGKA RITUAL EYANG WORO MANGGOLO SELALU TEPAT DAN TERBUKTI INI BUKAN REKAYASA SAYA SUDAH MEMBUKTIKAN NYA TERIMAH KASIH
    NO HP EYANG WORO MANGGOLO (0823-9177-2208)
    BUTUH ANGKA GHOIB HASIL RTUAL EYANG WORO MANGGOLO
    DIJAMIN TIDAK MENGECEWAKAN ANDA APAPUN ANDA MINTA INSYA ALLAH PASTI DIKABULKAN BERGAUNLAH SECEPATNYA BERSAMA KAMI JANGAN SAMPAI ANDA MENYESAL

    angka;GHOIB: singapura
    angka;GHOIB: hongkong
    angka;GHOIB; malaysia
    angka;GHOIB; toto magnum
    angka”GHOIB; laos…
    angka”GHOIB; macau
    angka”GHOIB; sidney
    angka”GHOIB: vietnam
    angka”GHOIB: korea
    angka”GHOIB: brunei
    angka”GHOIB: china
    angka”GHOIB: thailand

    ReplyDelete