PENELITIAN PERUBAHAN DATUK SANGKUNO


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Didunia ini tidak ada manusia yang statis dan permanen setiap mereka pasti mengalami perubahan dari hal terkecil hingga terbesar, perubahan yang terjadi itu biasanya meliputi beberapa aspek sosial, salah satu aspek itu adalah perubahan kelompok sosial, perubahan tersebut terjadi akibat masuknya ide pembaharuan yang sudah melalui tahapan dan proses sehingga cepat ataupun lambat masyarakat akan mengalami perubahahan yang dari waktu ke waktu terus berkembang.

Kelompok sosial di dalam  masyarakat banyak mengalami pemegahan baik itu kelompok primer, sekunder, patembayan, paguyuban,ingroup, outgroup maupun kelompok-kelompok lain, pemegahan ini biasa disebabkan oleh kurangnya komunikasi, hilangnya nilai guna (ulitarian) tempat ia menempatkan diri, dan pengaruh-pengaruh dari luar individu itu sendiri.Pemegahan ini biasa terlihat dari perubahan simbol, aturan keanggotaan, caraberpikir, dan berbagai macam pemegahan dan perubahan yang membuat kelompok tersebut terus berkembang.

Perubahansosial dalam sebuah kelompok sangat berpengaruh sebab kelompok sosial merupakankelompok-kelompok yang dibuat oleh individu-individu yang memiliki rasakedekatan dan kebersamaan sehingga apabila terjadi perubahan dalam masyarakatmaka merekapun akan mengikuti dan memilih perubahan tersebut.perubahan tersebutbiasanya terjadi baik di perubahan di lingkungan alam, perubahan kebudayan,perubahan tekhnologi dan beberapa perubahan lain. Perubahan ini terkadang biasadi sebabkan oleh keinginan suatu kelompok untuk mengikuti zaman, keinginanuntuk lebih maju dan masih banyak lagi perubahan ini biasa dilihat dariperubahan struktur dalam kelompok, perubahan pola atau tata peraturan dalamkelompok dan berbagai macam perubahan-perubahan yang membuat kelompok tersebutlebih maju dan berkembang sesuai zamannya.

Salahsatu contoh perubahan sosial dalam kelompok sosial yang terjadi dalam masyrakat sosial yaitu perubahan kelompok Datuk Sangkoeno dari Desa Kungkai ini merupakan salah satu kelompok sosial yang terdapat di Kungkai yang terbentuk berdasarkan darah keturunan ibu, tetapi sekarang tidak hanya dari keturunan ibu, bisa jugadari keturunan ayah.selain itu terjadi perubahan cara berpakaian.maksudnya,dulu jika penyalangan harus menggunakan sungkuk dan songket, tapi sekarangmereka sudah diperbolehkan memakai baju adat Jambi bebas, begitu juga dengansistem perkawinannya dulu hanya boleh menikah dengan warga sekitar (Wargakampung itu saja) tapi sekarang sudah diperbolehkan menikah dengan daerah lain,sehingga itulah yang menyebabkan kelompok ini bukan hanya dari garis keturunanibu, tapi juga bisa dari keturunan ayah.

B. Rumusan Masalah
Ø Bagaimana perubahan kelompok Datuk Sangkoeno dimasyarakat kungkai ?

C. Tujuan Penelitian
Untukmengetahui perubahan kelompok datuk sangkoeno di masyarakat kungkai .

D. Manfaat Penelitian
1.Bagi peneliti :
Ø Dapat menambah wawasan tentang perubahankelompok Datuk Sangkoeno di daerahh Kungkai
Ø Dapat mengetahui berbagai perubahan yang terjadidalam kelompok Datuk Sangkoeno
2.Bagi lembaga pendidikan :
Ø Dapat menambah koleksi karya ilmiah remaja (KIR)di perpustakaan
Ø Dapat menjadi panutan siswa lainnya dalammembuat KIR

3.Bagi peneliti lainnya :
Ø Dapat menanambah inspirasi bagi peneliti lainnyadalam membuat KIR





BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. Pengertian perubahan menurut para ahli
          Definisi dan pengertian tentangperubahan sosial menurut para ahli diantaranya adalah sebagai berikut :
1.   Kingsley Davis            : perubahan sosial merupakanperubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat
2.   William F. Ogburn      : perubahan sosial adalah perubahan yangmencakup unsur-unsur kebudayaan baik material maupun immaterial yang menekankanadanya pengaruh besar dari unsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsurimmaterial.
3.   Mac Iver                      : perubahan sosial adalahperubahan-perubahan yang terjadi dalam hubungan sosial (social relation) atauperubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial.
4.   Gillin dan Gillin          : perubahan sosial adalah perubahanyang terjadi sebagai suatu variasi dari cara hidup yang telah diterima karenaadanya perubahan kondisi geografi, kebudayaan material, komposisi penduduk,ideologi, maupun adanya difusi atau penemuan-penemuan baru dalam masyarakat.

B. Faktor yang mempengaruhi
            1.Faktor yang mempengaruhi perubahan
      · Faktor Geografis
           Lingkunganfisik dapat mempengaruhi penduduk untuk mudah atau sulit mngalami perubahan.Temperatur yang terlalu tinggi dan adanya badai atau gempa bumi, semuanyamemberi pengaruh pada manusia untuk mengubah gaya hidup mereka. Sedikit-banyaknyasumber-sumber kekayaan alam kansangat menentukan jenis kehidupan yang akan dialmi olek kelompok orangtertentu. Misalnya, perubahna-perubahan dalam lingkungan masyarakat desa. Tanahpertanian sekarang banyak yang diajadikan perumahan-perumahan danpabrik yangmenimbulkan perubahan pola gayahidup sekitar.
        · Faktor Teknologi
          Penemuan-penemuan teknologi telahmengakibatkan perubahan sosial yang sangat luas dalam masyarakat. Misalnya,penggunaan alat-alat transportasi dan komunikasi yang canggih banyak memberikemudahan bagi masyarakat untuk berkomunikasi dan menerima informasi baru dariluar dalam waktu relative singkat sehingga dapat mempengaruhi perubahan sosial,baik yang berdampak positif maupun yang berdampak negative.
        ·Faktor Ideologi
                        Ideolodi dasar yangterdiri dari keyakinan dan nilai-nilai yang bersifat kompleks terdapat padasetiap masyarakat. Ideologi dapat dijadikan alat untuk memelihara, tetapi iaakan membantu mempercepat timbulnya perubahan jika keyakinan-keyakinan dannilai-nilai tersebut tidak lagi dapat memenuhi tuntutan kebutuhab masyarakat.Sebagai contoh, munculnya komunisme dan sosialisme di banyak bangsa diduniahanya dapat berhasil apabila ideology-ideologi politik lam tidak mampu lagimemenuhi kebutuhan orang-orang dalam Negara itu.
        · Faktor Kepemimpinan
                        Perubahan-perubahansosila sering kali dipelopori oleh pemimpin yang kharismatik karena merekamampu menrik pengikut-pengikut dalam jumlah besra yang akan bergabung denganmereka dalam gerakan sosial.
             Contoh pemimpin yang kharismatikyaitu Martin Luther King, Gandhi , dan Soekarno-Hatta. Semua gerakan yangdipimpin oleh ketiga orang tersebut berhasil karena para pengkut mereka menaruhkepercayaan yang penuh.
        · Faktor Penduduk
           Peningkatandan penurunan jumlah penduduk secara radikal dapat menjadi penyebab terjadinyaperubahan sosial. Sebagai contoh , pesatnya pertambahna penduduk di Indonesiaberdampak pada peningkatan pengangguran, kemiskinan, prostitusi, kriminalitas,dan lain-lain. Upaya penanggulannya anatara lain dilaksanakannya berbagaiinovasi teknik produksi berbagai kebutuhan hidup, khususnya dibidang sandang,pangan, dan papan.tidak aklah pentingnya inovasi di bidangkeluarga berencanasebagai upaya pengendalian pertambahan penduduk secara terarah.
2. Faktor yang mempengaruhi kelompok
> Adanyapersamaan senasib
> Tujuanyang sama
> Ideologiyang sama
> Musuhbersama
> Sukubangsa yang sama atau kelompok etnik
C. Bentuk
1. Bentuk Perubahan
Perubahan Evolusi dan Perubahan Revolusi
            1.Perubahan evolusi            Perubahanevolusi adalah perubahan-perubahan sosial yang terjadi dalam proses lambat,dalam waktu yang cukup lama dan tanpa ada kehendak tertentu dari masyarakatyang bersangkutan. Perubahan-perubahan ini berlangsung mengikuti kondisiperkembangan masyarakat, yaitu sejalan dengan usaha-usaha masyarakat dalammemenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Dengan kata lain, perubahan sosialterjadi karena dorongan dari usaha-usaha masyarakat guna menyesuaikan diriterhadap kebutuhan-kebutuhan hidupnya dengan perkembangan masyarakat pada waktutertentu. Contoh, perubahan sosial dari masyarakat berburu menuju ke masyarakatmeramu.
Menurut Soerjono Soekanto, terdapattiga teori yang mengupas tentang evolusi, yaitu:
·      Unilinier Theories of Evolution: menyatakan bahwa manusia danmasyarakat mengalami perkembangan sesuai dengan tahap-tahap tertentu, dari yangsederhana menjadi kompleks dan sampai pada tahap yang sempurna.
·      Universal Theory of Evolution: menyatakan bahwa perkembanganmasyarakat tidak perlu melalui tahap-tahap tertentu yang tetap. Menurut teoriini, kebudayaan manusia telah mengikuti suatu garis evolusi yang tertentu.
·      Multilined Theories of Evolution: menekankan pada penelitianterhadap tahap perkembangan tertentu dalam evolusi masyarakat. Misalnya,penelitian pada pengaruh perubahan sistem pencaharian dari sistem berburu kepertanian.
            2.Perubahan revolusi            Perubahanrevolusi merupakan perubahan yang berlangsung secara cepat dan tidak adakehendak atau perencanaan sebelumnya. Secara sosiologis perubahan revolusidiartikan sebagai perubahan-perubahan sosial mengenai unsur-unsur kehidupanatau lembaga- lembaga kemasyarakatan yang berlangsung relatif cepat. Dalamrevolusi, perubahan dapat terjadi dengan direncanakan atau tidak direncanakan,dimana sering kali diawali dengan ketegangan atau konflik dalam tubuhmasyarakat yang bersangkutan.
Revolusi tidak dapat terjadi disetiap situasi dan kondisi masyarakat. Secara sosiologi, suatu revolusi dapatterjadi harus memenuhi beberapa syarat tertentu, antara lain adalah:
·      Ada beberapa keinginan umum mengadakansuatu perubahan. Di dalam masyarakat harus ada perasaan tidak puas terhadapkeadaan, dan harus ada suatu keinginan untuk mencapai perbaikan denganperubahan keadaan tersebut.
·      Adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang dianggap mampumemimpin masyarakat tersebut.
·      Pemimpin tersebut dapat menampung keinginan-keinginan tersebut, untukkemudian merumuskan serta menegaskan rasa tidak puas dari masyarakat, untukdijadikan program dan arah bagi geraknya masyarakat.
·      Pemimpin tersebut harus dapat menunjukkan suatu tujuan pada masyarakat.Artinya adalah bahwa tujuan tersebut bersifat konkret dan dapat dilihat olehmasyarakat. Selain itu, diperlukan juga suatu tujuan yang abstrak. Misalnyaperumusan sesuatu ideologi tersebut.
·      Harus ada momentum untuk revolusi, yaitu suatu saat di mana segalakeadaan dan faktor adalah baik sekali untuk memulai dengan gerakan revolusi.Apabila momentum (pemilihan waktu yang tepat) yang dipilih keliru, makarevolusi dapat gagal.
Perubahan direncanakan dan tidakdirencanakan            1.Perubahan yang direncanakan            Perubahanyang direncanakan adalah perubahan-perubahan yang diperkirakan atau yang telahdirencanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahandi dalam masyarakat. Pihak-pihak yang menghendaki suatu perubahan dinamakan agent of change, yaitu seseorang atausekelompok orang yang mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai pemimpinsatu atau lebih lembaga-lembaga kemasyarakatan. Oleh karena itu, suatuperubahan yang direncanakan selalu di bawah pengendalian dan pengawasan agentof change. Secara umum, perubahan berencana dapat juga disebut perubahandikehendaki. Misalnya, untuk mengurangi angka kematian anak-anak akibat polio,pemerintah mengadakan gerakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN)atau untukmengurangi pertumbuhan jumlah penduduk pemerintah mengadakan program keluargaberencana (KB).
            2.Perubahan yang tidak direncanakan            Perubahan yang tidakdirencanakan biasanya berupa perubahan yang tidak dikehendaki oleh masyarakat.Karena terjadi di luar perkiraan dan jangkauan, perubahan ini sering membawamasalah-masalah yang memicu kekacauan atau kendala-kendala dalam masyarakat.Oleh karenanya, perubahan yang tidak dikehendaki sangat sulit ditebak kapanakan terjadi. Misalnya, kasus banjir bandang di Sinjai, Kalimantan Barat.Timbulnya banjir dikarenakan pembukaan lahan yang kurang memerhatikankelestarian lingkungan. Sebagai akibatnya, banyak perkampungan dan permukimanmasyarakat terendam air yang mengharuskan para warganya mencari permukimanbaru.Perubahan berpengaruh besar danberpengaruh kecil            1.Perubahan berpengaruh besar            Suatuperubahan dikatakan berpengaruh besar jika perubahan tersebut mengakibatkanterjadinya perubahan pada struktur kemasyarakatan, hubungan kerja, sistem matapencaharian, dan stratifikasi masyarakat. Sebagaimana tampak pada perubahanmasyarakat agraris menjadi industrialisasi. Pada perubahan ini memberi pengaruhsecara besar-besaran terhadap jumlah kepadatan penduduk di wilayah industri danmengakibatkan adanya perubahan mata pencaharian.
            2.Perubahan berpengaruh kecil            Perubahan-perubahanberpengaruh kecil merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada struktursosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat. Contoh,perubahan mode pakaian dan mode rambut. Perubahan-perubahan tersebut tidakmembawa pengaruh yang besar dalam masyarakat karena tidak mengakibatkanperubahan-perubahan pada lembaga kemasyarakatan.
2. Bentuk Kelompok
1.   In Group dan Out Group
      Summer membedakan antara in group dan out group. In Groupmerupakan kelompok social yang dijadikan tempat oleh individu-individunya untukmengidentifikasikan dirinya. Out Group merupakankelompok sosial yang oleh individunya diartikan sebagai lawan in Group. Contoh: Istilah “kita” atau“kami” menunjukkan adanya artikulasi ingroup, sedangkan “mereka” berartikulasi outgroup.
2.   Kelompok primer dan sekunder
      CharlesHorton Cooleymengemukakan tentang kelompok primer yang ditandai dengan ciri-ciri salingmengenal antara anggota-anggotanya, kerja sama yang erat dan bersifatpribadi,interaksi sosial dilakukan secara tatap muka (face to face). Kelompok sekunder adalah kelompok sosial yangterdiri dari banyak orang, antara siapa hubungannya tidak perlu berdasarkanpengenalan secara pribadi dan juga sifatnya tidak begitu langgeng.
3.   Gemainschaft dan gesellschaft
      FerdinandTonniesmengemukakan tentang hubungan antara individu-individu dalam kelompok sosialsebagai Gemainschaft (paguyuban) dan gesellschaft (patembayan). Gemainschaft merupakan bentuk-bentukkehidupan yang di mana para anggota-anggotanya diikat oleh hubungan batin yangmurni, bersifat ilmiah, dan kekal. Contoh: keluarga, kelompok kekerabatan,rukun tetangga, dll. Gesellschaft(patembayan) merupakan ikatan lahir yang bersifat pokok untuk jangka waktutertentu (yang pendek) atau bersifat kontraktual. Contoh: hubungan perjanjianperdagangan, organisasi formal, organisasi suatu perusahaan, dll.
4.   Kelompok Formal dan Informal
      J.A.A.Van Doornmembedakan kelomok Formal dan Informal. Kelompok Formal mempunyai peraturanyang tegas dan sengaja diciptakan oleh para anggotanya untuk mengatur hubunganmereka, misalnya pemerintah memilih ketua, iuran anggota, dll. KelompokInformal tidak mempunyai struktur atau organisasi tertentu . Kelompok initerbentuk karena pertemuan berulang-ulang, misal kelompok dalam belajar.
5.   Membership group dan referencegroup
      RobertK. Mertonmembedakan kelompok membership dengankelompok reference. Kelompok membership merupakan kelompok yang paraanggotanya tercatat secara fisik sebagai anggota, sedangkan kelompok reference merupakan kelompok sosial yangdijadikan acuan atau rujukan oleh individu-individu yang tidak tercatat dalamanggota kelompok tersebut untuk membentuk atau mengembangkan kepribadiannyaatau dalam berperilaku.

            6. Kelompok teratur dan tidakteratur
      Kelompokteratur merupakan kelompok yang mempunyai peraturan tegas dan sengajadiciptakan anggota-anggotanya untuk mengatur hubungan antarmereka. Ciri-cirikelompok teratur:
·      Memiliki identitas kolektif yang tegas (misalnya tampak pada namakelompok, simbol kelompok,dll).
·      Memiliki daftar anggota yang rinci.
·      Memiliki program kegiatan yang terus-menerus diarahkan kepada pencapaiantujuan yang jelas.
·      Memiliki prosedur keanggotaan.
Contoh kelompok teratur antara lainberbagai perkumpulan pelajar atau mahasiswa, instansi pemerintahan, parpol,organisasi massa,perusahaan





BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

A.     Tempat dan waktu pelaksanaan
Lokasipenelitian berada di Desa Kungkai Kecamatan BangkoKabupaten Merangin. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember selama 10 hariuntuk keterangan rencana kegiatan penelitian dapat di lihat pada tabel di bawahini :

B.    MetodePenelitian
            Penelitian ini menggunakan metodedeskripitf,metode deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti status kelompokmanusia,suatu objek,suatu kondisi,suatu sistem,pemikiran,atau suatu kelasperistiwa pada masa sekarang.
Menurutwitney,metode deskriptif adalah suatu metode pencarian fakta melaluiinterpretasi yang tepat dengan cara mempelajari,masalah-masalah dan tata carayang berlalu dalam masyarakat,serta situasi-situasi tertentu,termasutentang  hubungan,kegiatan,sikap,pandanganserta proses-proses yang sedang berlangsung dan berpengaruh dari suatu fenomena

C.    Teknikpengumpulan data
            Data yang di ambil dalam penelittianini menggunan data primer. Data primer adalah data yang diperoleh langsung daripenelitian, data primer ini diambil dengan mengunakan teknik wawancara. Teknikwawancara adalah proses memperoleh ketengan untuk tujuan penelitian dengan caratanya jawab sambil bertatap muka antara si peneliti dengan objek penelitian,orang yang akan di wawancarai sebanyak 10 orang dengan menggunakan pedomanwawancara terstruktur.
Adapunyang menjadi sasaran dalam masyarakat ini adalah orang-orang yang merupakananggota-anggota datuk Sangkoeno, masyarakat Kungkai di RT.02 dan RT.03,orang-orang tua dan generasi penerus kelompok Sangkoeno saat ini.

D.    AnalisisData
            Data yang telah diperoleh darilapangan akan dianalisis dengan menggunakan analisis Kualitatif. AnalisisKualitatif adalah penggambaran atau pendiskripsian cara-cara hidup, cara-carapandang, ataupun ungkapan-ungkapn emosi dari masyarakat yang diteliti, terlihatdengan suatu gejala ayng ada dalam kehidupan mereka. Tahap-tahapan dalammenganilisis data dapat menggunakan cara-cara sebagai berikut :
1.      Reduksi data
Reduksi data adalah suatu peleburan atau mengurangi kapasitasdata yang besar menjadi data kecil, akan tetapi integritas data originalnyamasih terjaga hal tersebut dilakukan karena biasanya data yang besarmembutuhkan beban komputasi yang tinggi, atau proses penyederhanaanpengkategorian data pembentukan konsep hasil dari proses ini adalah tema-tema,konsep-konsep dan berbagai, gambaran mengenai data-data,baik gambaran mengenaihal-hal yang berupa maupun yang bertentangan.
2.      Display Data
            Display data adalah kegiatanmenampilkan data hasil reduksi dan integorisasi kedalam matrik berdasarkankriteria tertentu. Proses ini dilakukan untuk memudahkan peneliti dalammengkonstruksi data kedalam sebuah gambaran sosial yang utuh. Selain itu,display data diperlukan untuk memeriksa sejauh mana kelengkapan data yangtersediam, jika data matrik kurang lengkap, peneliti perlu kembali kelapanganuntuk mengumpulkan data yang diperlukan.
3.  Kesimpulan
                             Kesimpulanadalah apabila hasil display data memutuskan bahwa data yang diperoleh telahcukup, maka dimulailah penarikan kesimpulan, penarikan kesimpulan adalah upayamenkonstruksi dan menasirkan data dengan metode tertentu untuk menggambarkansecara mendalam dan untuk mengenai masalah yang diteliti.



BAB IV

PERUBAHAN KELOMPOK SOSIAL DATUK SANGKUNO DI MASYARAKAT KUNGKAI

A.Sejarah Kelompok

      Di desaKungkai Ada sebuah kelompok kecil yang datang dari bukit tepatnya di seberangdesa kungkai dan mereka menamakan kelompoknya datuk puding,lama-kelamaaananggota dari kelompoknya datuk puding semakin banyak sehingga membuat kelompokdatuk puding memecah menjadi 2 kelompok yaitu datuk puding dan datuksangkuno,datuk sangkuno ini terbentuk juga sesuai dengan mandat dari rajamesumai yang meminta 5 kelompok di desa kungkai untuk membuat perahu,darisitulah lahir kelompok baru seperti,datuk sangkuno,datuk Bandar,dan datuk sukoberajo ,tetapi banyak yang memilih kelompok terbanyak yaitu datuk sangkuno

B.Tujuan

      Kelompok datuk sangkuno di bentuk untukmengatur anggotanya menyelesaikan masalah dan menentukan klan\keturunan managenerasi/klannya.

  C.Silsilah datuk











  Puding => Sangkuno => Tuo, Tiang alam, Perbo




















 
D.Pemahaman

            D1.FaktorPerubahan
-    Internal
1 .Perubahan jumlah Penduduk
perubahanjumlah penduduk mempengaruhi perubahan,hal itu di sebabkan oleh semakin banyakjumlah penduduk semakin banyak pula datuk yang tercipta,sebab tidak cukuplengkap,atau datuk saja yang mengurus desa tersebut.

-         Eksternal
            2. pengaruh kebudayaan masyrakatlain
 Anggota kelompoksangkuno bertemu dengan orang – orang dari daerah lain sehingga kelompoksangkuno melihat banyak perubahan dan meniru perubahan dari orang – orangtersebut yang dipengaruhi modernisasi

            D2.Peraturan-peraturanyang yang berubah dalam kelompok Datuk Sangkuno

A. Kegiatan hariraya Idul Fitri (Penjamuan Datuk)
Kelompok datuk sangkuno biasanya selalu melakukan penyalangan-penyalanganpada hari raya idul fitri dahulu kelompok ini melakukan penyalangan denganmemakai pakaiana songket\sungkuk dan membawa nampan jamuan berupa makanan yangterdapat disebuah nampan,tapi sekarang kegiatan penyalangan itu sudah memakai pakaianjambi bebas dan tak ada lagi jamauan datuk.

B.Tradisimembawa makanan kerumah Datuk
     Datuk sangkuno memliki tardisi membawamakanan yang dahulu hamper
selalu dilakuakandan di bawa kerumah datuk,namun tradisi itu seakan sudah benar-benar menghilangtak ada lagi tradisi itu dilakukan

C.Tradisimembangun rumah baru
    Didalam suatukeluarga di kelompok datuk sangkuno,apabila ingin membangun rumah,dahulu merekaselalu bergotong royong disaat ada libur kerja mereka bahu-membahu membantuanggota klompoknya,tapi sekarang tradisi itu sudah tidak ada,itu disebabkanmata pencaharian anggota kelompok Datuk Sangkuno sangat menyita waktu sehinggaanggota yang ingin membangun rumah baru harus menyewa buruh

D.pemecahan masalah sosial
            -     Sengketa rumah
Didalamsuatu keluarga apabila terjadi permasalahan tanah dengan keluarga lain makadatuklah yang meyelesaikan masalah itu,Namun sekarang sengketa lahan sepertiitu sudah diselesikan di kepala desa,ataupun langsung dibawa ke pengadilan.

-         PerkelahianPemuda
Dikalangan datuk sangkuno apabila ada pemuda dari kelompoknya berkelahi,orang tuapemuda tersebut harus membawa anaknya ke Datuk sangkuno untukmendamaikannya,dan sekarang itu sudah hilang karena apabila ada pemuda yangberkelahi masalah itu di selelsaikan di kepala desa atau dibawa ke kepolisianlangsung.

-         Silaturahmi anakanggota kerumah Datuk
Dalamkehidupan sehari-hari anak-anak merupakan teman dekat datuk,dikarenakaananak-anak\remaja sering bersilaturahmi dan bercerita,itu semua sudah berlalubagi datuk sangkuno,karena tidak ada lagi silaturahmi.jangankan untuksilaturahmi menyapa datukpun sudah jarang itu semua disebabkan oleh pergaulananak-anak yang sudah menemukan tempat bermain yang sudah modern,seperti Rentalband,Rental playstation dan internet.

-         Pemilian Rio(kepala desa) berasal dari datuk
Dahulusaat pertama kali diciptakan RIO (kepala desa) tak membuat fungsi datukpudar,karena Rionya itu juga dipilih berasal dari datuk.saat itu masing-masingdatuk bersaing untuk menjadi Rio.Dan datuk-datuk itu dianggap sebagai partaipoliti untuk bersaing merebut puncak pimpinan desa.dan sekarang pemilihankepala desa sudah umum,tak hanya utusan datuk saja,khalayak ramai juga dapatmemimpin desa.

-         Upacarapembukaan sejarah datuk
Ditradisi datuk sangkuno,terdapat salah satu upacara yang dianggap sakral.yaitu upacara  pembukaan cerita datuk,konon dahulu harus memotong satu ekor  kerbauuntuk membuka cerita itu di anggap suci.sehinggana harus memenuhi syarattersebut.tapi, sekarang membuka cerita itu hanya seperti cerita biasa sajasampai saat kamu melakukan penelitian dan bertanya soal datuk sangkuno tidakada syarat untuk membuka cerita

H.Pernikahan secara eksogami harus mengaku batin dengan masyarakatkungkai
       Dahulunya jika ada orang luar inginmenikah dengan masyarakat kungkai,khususnya perempuan terlebuh dahulu harusdilakukan pengakuan batin terhadap salah satu datuk,supaya anaknya nanti bisadiberi gelar datuk berdasarkan dengan ibunya mengaku datuk tadi.tapisekarang,sudah tidak  lagi jika ibunyaorang luar maka anaknya mengikuti datuk apa yang diikuti ayahnya.

0 Response to "PENELITIAN PERUBAHAN DATUK SANGKUNO"

Post a Comment